[Special Luhan’s Birthday] Sin (Ficlet)

Sin

Dear,
Kwon Yuri , Xi Luhan

Little,
Ahn Juyeon

Cover,
Najwa art @ Facebook

Story,
pure mine

-NC-
(Not for children)
nggak juga sih :v

HAPPY READING

“Ini, lebih dari dosa ‘kan?”

Dosa. Tahu apa Yuri tentang dosa? Apakah hal menjijikkan yang kini dilakukannya merupakan sebuah dosa?

Tentang rasa bersalah yang perlahan menyelimuti serta kenikmatan tiada tara. Dosa penuh nikmat yang berulang kali dirasakan. Bahkan gadis itu yakin, dosa yang ditanggungnya mampu menuntun langkah menuju pintu neraka. Tempat mengerikan bagi penikmat dosa. Yuri termasuk? Maka Yuri merupakan penikmat dosa yang sempurna.

Gadis itu menyeringai. Di sela kegiatan laknat yang berlangsung hampir satu jam lamanya. Pakaian yang gadis itu kenakan memilih untuk tergeletak di lantai. Membiarkan sang pemilik memadu nikmat tiada tara.

“Engg..”

Oh, Sial. Lenguhan laknat itu terdengar lagi. Membuat pria di atasnya semakin bergairah. Demi Tuhan atau apapun, Yuri menikmati permainan kotor yang penuh hina ini. Tidak peduli dengan harga diri, serta status sosial. Bermain di atas ranjang sudah menjadi keahlian keduanya selama satu bulan belakangan ini.

Yuri mencondong, memberikan kesan bagi si pria untuk memperdalam permainan pada dadanya. Sungguh nikmat. Sangat dan benar-benar nikmat. Mengapa pula Tuhan menciptakan hal se-hina namun nikmat ini? Perlukah Yuri dengan jawabannya? Tentu perlu. Sangat perlu.

“Cepatlah…”

“Sabar sayang~”

Tubuh keduanya bergetar hebat. Dengan adanya pangutan dari kejantanan sang pria dengan lubang kenikmatan. Sesuatu yang mampu menyalurkan dunia hina mereka. Gesekan yang mereka ciptakan semakin cepat. Bahkan tempat tidur mereka bergetar hebat. Permainan hebat.

“Ck, sial.”

Dengan terpaksa, si pria menghentikan permainan‒yang akan mencapai puncak tersebut. Nada dering telepon sang pria menginterupsi keadaan mereka saat ini. Yuri berdecak kesal. Menarik selimut lantas berbaring. Menatap si wajah tampan yang selalu membayangi hari-harinya.

“Iya, aku dalam perjalanan sayang~”

Senyum tipis gadis itu meredup. Iya, Yuri harus. Pria yang bercinta dengannya, merupakan suami temannya sendiri.

Namanya Luhan, Xi Luhan.

“Yul, emm-aku..”

“Iya, pergilah. Juyeon pasti mengawatirkanmu,” Yuri terpaksa. Membiarkan pria itu pergi ke rengkuhan Ahn Juyeon. Ck, tidak. Yuri menggeleng, menepis pikiran anehnya. Luhan memang sepatutnya berada di samping Juyeon. Melakukan hal laknat bersama Juyeon‒itu tidak akan mengundang dosa.

Bila begini, baik Luhan maupun Yuri, keduanya berada dalam jalan menuju neraka. Sekalipun Luhan sudah menikah, dosanya setimpal dengan milik Yuri. Bisa juga lebih banyak.

Yuri menarik selimut hingga menutupi kepala. Ia tidak peduli dengan tatapan Luhan. Luhan jelas sekali merasa bersalah. Yuri tidak menyukai tatapan seperti itu. Seolah hanya dirinya yang berdosa besar di sini.

“Aku pergi dulu, Yul.”

Kemudian terdengar derap langkah pria itu yang semakin tak terdengar rungu. Luhan, benar-benar pergi. Dan entah mengapa, ia berfirasat buruk untuk malam ini. Gadis itu terisak.

“Maafkan aku, Juyeon.”

Barangkali Yuri terlalu berani untuk menjinjing begitu banyak dosa, maka gadis itu tidak akan seberani ini. Menatap wajah cantik Ahn Juyeon dan Luhan secara bergantian. Setelah mengatakan hal yang membuat gadis bermarga Ahn menggeleng tidak percaya.

Tidak ada perkataan yang lebih buruk selain, meniduri suami orang atau bercumbu dengan suami teman sendiri. Ahn Juyeon tidak percaya. Apa yang membuat Yuri dan Luhan melakukan hal laknat tersebut di belakangnya. Meski masih setengah tidak percaya, Juyeon sangat terkejut. Karena dari yang Juyeon tahu, Yuri selalu berkata jujur. Sekalipun menyembunyikan sesuatu, Yuri akan segera memberitahu dirinya.

“Ka-kalian…”

“Juyeon‒”

Juyeon menepis lengan Luhan. Yuri tertunduk. Menahan tangis yang bisa keluar. “Aku pergi dulu,” Gadis Ahn tersebut melenggang pergi. Meninggalkan Yuri yang terisak pelan, serta Luhan yang terdiam.

Luhan menatap Yuri. Tanpa disadari, tangan pria itu mengepal. “Kenapa kau mengatakan yang sebenarnya?”

“Aku tidak ingin meneruskan semua ini, Luhan. Kau pikir berbohong itu mudah?!” Yuri tidak peduli dengan tatapan pengunjung lain. Tidak peduli juga dengan tatapan tajam Luhan. Gadis itu sadar, ia berhadapan dengan iblis. Iblis yang bersembunyi di balik wajah tampan bak malaikat.

“Sekarang, aku dan keluargaku kehilangan harapan satu-satunya Yul. Karena kau…”

Luhan pergi setelah melayangkan sebuah gebrakan pada meja yang ditempatinya. Yuri menangis sejadi-jadinya. Benar-benar tidak peduli dengan tatapan serta cibiran yang ia dengar. Harinya kacau. Buruk. Sangat buruk.

Semalam gadis itu berpikir, Luhan dan Juyeon akan hidup bahagia setelah mengetahui hal ini. Dengan semua kedustaan ini, Yuri tidak sanggup melewatinya. Sudah cukup ia berdosa atas hubungan gelap dengan Luhan. Tidak ingin lebih, Yuri memilih untuk mengakui segala kesalahannya.

Yang terpenting atas perlakuannya hari ini‒

“Selamat ulang tahun, Luhan. Terima kasih telah mencuri segalanya dariku, dan terima kasih telah membawa lebih banyak dosa bersamaku.”

‒peringatan hari lahir pria yang dicintainya.

END

Aneh kan ff ini?
Yah maklumi juga ketelatan yang melanda ini.
Real-life itu lebih sulit dari yang dibayangkan gaes :v

Bye~ ©Firda©

Advertisements

8 thoughts on “[Special Luhan’s Birthday] Sin (Ficlet)

  1. Aduh
    Nasib yuri ngenes banget 😦 karena jadi penghancur rumah tangga temannya sendiri .. anehnya kenapa luhan mau berhubungan sama yuri ?? Kan dia udah punya si juyeon -_- .. kalo dari pihak yuri sih karena yuri nya juga cinta sama luhan tapi kalo dari pihak luhan ??

    Liked by 1 person

  2. Kok gantung yak wkwk 😂 sequel plis ya😳😳😳ku sukak yulhan real life >< luhan udah menang banyak tapi dia malah nyalahin yul 😂 ngenes nya

    Like

  3. Luhan bad boy abis deh 😂 berani bgt niduri teman istri nya 😀 mana setelah itu yg disalahin yuleon lagi 😔 kejam sekali kau bung 😂 tapi emang agak nggantung sih hahaha 😀
    Oke deh ditunggu ff lain nya
    Fightingg terus thor hahaha 💪💪

    Like

  4. Ya ampun yul jaadi penghacur hbungan rumah tangganya luhan .Mskipun disini juyeon yng trluka tpi aku lbih nysek pas baca yuleon rela gitu ditidurin sama luhan

    Like

  5. Suami temannya. Haduh yuriii, iya laknat, tapi hebatnya berani mengakui. Meskipun ga mengurangi salah sih
    oke ah, kalo yuri nya syedih ya mau ngmong apa lagi ? Hihi mangatsee trus kakaa

    Like

  6. Kasian banget yuleon.. Luhan gege kok gitu sih..
    Kok kayaknya nikahnya gak serius krn dibagian akhir “sekarang, aku dan keluargaku kehilangan harapan satu-satunya Yul. Karena kau…”
    Hmm..

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s