[BangtanYul Series] Falling For Innocence (Ficlet)

Falling for Innocence

Dear,
Kwon Yuri , Min Yoongi

Cover and story,
pure mine

HAPPY READING

“Sikap dingin itu berubah menjadi sikap polos yang tidak pernah terlihat.”

Selama ini, selagi seorang Min Yoongi tampil dengan sikap arrogant yang begitu melekat, pemuda itu tidak pernah tertarik dengan salah satu gadis di sekolahnya. Yoongi tidak pernah melirik ke arah gadis manapun di berbagai tempat. Baginya, gadis pada jaman seperti ini banyak yang gila karena harta. Mereka memilih pasangan yang terlihat memiliki harta berlimpah. Dengan demikian, apa yang mereka inginkan akan terkabul dengan mudah.

Akan tetapi, belakangan ini, pemuda itu sedikit demi sedikit merubah persepsi kaum hawa dalam pikirannya. Berkat kehadiran seorang gadis polos yang berada satu tingkat di atasnya. Gadis yang secara perlahan telah merubah hidupnya dalam sekejap. Bahkan, alasan pemuda itu untuk tetap bersikap dingin di sekolah ini adalah gadis itu. Gadis yang diam-diam membuat dinding pertahanan dalam hatinya runtuh.

Akan tetapi, ia harus menyadari satu hal. Gadis yang mampu melakukan semua hal langka tersebut dalam hidup seorang Min Yoongi, merupakan gadis yang hatinya telah dimiliki oleh orang lain.

Hyung? Apa kau bisa mengantarkanku pergi menemui Yuri?” Yoongi meletakkan komik yang ia ambil dari loker Taehyung. Ia menoleh ke arah pemuda pemilik gigi kelinci yang selalu menjadi bahan pembicaraan setiap orang.

“Untuk apa?” Yoongi balas bertanya dengan malas, ia berada dalam posisi yang nyaman untuk duduk beristirahat dengan tenang. Ditambah dengan adanya semilir angin siang yang menerpanya di atap. Ia menyukai suasana atap demi apapun.

“Kau tahu aku dalam posisi nyaman ‘kan?” Yoongi menyahut dengan decakan pelan. Jeon Jungkook meringis pelan, kemudian mengangguk pelan. “Baiklah, aku akan menemuinya sendiri. Ah! Aku akan meminta Seokjin hyung untuk menemaniku.”

Yoongi mengangguk menginyakan dengan malas, “Ya ya ya, terserahmu saja…”

Lantas pemuda bermarga Jeon itu berangsur dengan sebatang cokelat yang baru di beli. Yoongi terdiam, ia tidak melanjutkan kegiatan membaca komik milik Taehyung. Ia menatap ke arah langit biru pada siang hari yang begitu cerah. Angin menerbang anak rambutnya, ia memejamkan mata untuk menikmati ketenangan yang mendatanginya pada saat ini.

Tenang.

Sangat tenang.

Bahkan ia berharap jika hatinya bisa kembali tenang seperti dulu. Di saat ia belum melihat gadis itu dan tidak mengenal gadis itu. Hanya melalui sebuah tatapan, Yoongi terjatuh ke dalam pesona dan tidak tahu harus berbuat apa agar ia dapat berdiri tegap seperti sebelumnya.

Eh? Yoongi?”

Yoongi mengenali suara itu. Lantas ia menoleh dan membuka matanya. Desiran itu mendatanginya, detak jantungnya mulai berpacu dengan tidak semestinya.

“Yuri noona?” Kwon Yuri tersenyum ketika Yoongi memanggilnya. Menurut gadis bermarga Kwon itu, Yoongi memanggilnya dengan sangat lucu dan berbeda. Yoongi berdeham dan berdiri. Ia merapikan pakaiannya sejenak, kemudian menatap gadis di hadapannya itu dengan tatapan dingin seperti biasanya. Hanya saja, kali ini terlihat sangat di paksakan.

“Kenapa noona pergi ke sini?” tanya Yoongi setelah berdeham singkat.

Ah! Tidak, kupikir Jungkook ada di sini. Jadi, aku pergi ke sini untuk menemuinya.” ujar Yuri menatap ke arah Yoongi. Yoongi menaikkan satu alisnya, ia masuk selangkah dan menatap ke arah langit biru.

“Jungkook sedang pergi untuk menemui noona, dia baru saja pergi. Jadi, saat ini kalian saling mencari.” balas Yoongi menenggelamkan kedua tangan ke saku celananya.

Yuri menatap Yoongi dengan tidak percaya, “Benarkah?”

Yoongi mengangguk, “Ada baiknya jika noona menunggu di sini. Akan sangat buruk jika noona mencari Jungkook lagi. Kalian tidak akan bertemu jika tidak ada yang mengalah untuk diam dan menunggu.”

“Tapi, bagaimana jika Jungkook melakukan hal yang sama? Maksudku, bagaimana jika dia juga menunggu di depan kelasku atau di kantin?” Yuri terlihat khawatir. Guratan-guratan tipis pada keningnya menunjukkan perasaan tersebut.

Yoongi tersenyum. Perlahan, senyuman itu berubah menjadi sangat lebar dan tulus. Bahkan, pemuda itu terkekeh karena melihat wajah khawatir Yuri yang benar-benar lucu. Yuri menoleh ke arah Yoongi ketika ia mendengar kekehan Yoongi yang tidak pernah ia lihat. Dan gadis itu membulatkan kedua matanya ketika melihat senyuman Yoongi.

“Yoongi? Kau tersenyum?” seru Yuri memastikan.

Yoongi tersadar dan diam. Kemudian ia kembali ke sikap dinginnya. Ia menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, dan menggeleng. “Tidak, aku tidak tersenyum.”

Kali ini, giliran Yuri yang tersenyum senang dan terkekeh melihat perubahan sikap Yoongi yang dibuat-buat. Baginya, Min Yoongi yang dingin telah berubah menjadi Min Yoongi yang lugu dan polos. Ekspresi wajahnya menunjukkan segalanya.

“Yuri?”

Yuri menoleh mendengar suara Jungkook yang berada di belakangnya. “Aku mencarimu ke mana-mana dan kau ada di sini. Aish, kau membuatku khawatir.” Yoongi terdiam, tatapan matanya berpaling ke arah lain. Ia tidak ingin melihat kemesraan yang keduanya ciptakan. Merasa sangat tidak nyaman, lantas pemuda itu memperingati Jungkook.

Ya! Jika ingin bermesraan jangan di sini, ini tempat mencari ketenangan.”

Yuri dan Jungkook terkekeh mendengar perkataan Yoongi. Tanpa perlu megulur waktu lebih banyak lagi, keduanya segera pergi dan meninggalkan Yoongi yang berusaha mengendalikan emosinya.

Karena pada kenyataannya, gadis yang telah merubah hidupnya adalah gadis yang sangat Jungkook cintai.

Gadis itu bernama,

Kwon Yuri.

END

Btw, BangtanYul Series ini ada kaitannya satu sama lain.
Harap tinggalkan komentar kalian untuk series berikutnya.

Bye~ ©Firda©

Advertisements

7 thoughts on “[BangtanYul Series] Falling For Innocence (Ficlet)

  1. pasti sakit rasanya ngeliat seseorang yg pertama kali bisa ngerobohin dinding kedinginan yoongi pas mau kenal lebih dalam ternyata seseorang itu pacar dari temennya sendiri

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s