[BangtanYul Series] 10 Seconds (Ficlet)

10 Second

Dear,
Kwon Yuri , Jeon Jungkook

Cover and story,
pure mine

HAPPY READING

“Hanya sepuluh detik,”

Kwon Yuri menatap sendu ke arah Jeon Jungkook yang kini bersama dengan teman-temannya. Jeon Jungkook si pemuda populer yang memiliki sejuta bakat. Terkenal, tampan, kaya, dan benar-benar idaman para gadis. Hanya saja, Jeon Jungkook berada pada dua tingkat di bawahnya.

Gadis bermarga Kwon itu berpaling ke arah lain. Kendati, menatap Jeon Jungkook sama dengan menambahkan duri yang telah tertanam di hatinya lebih banyak lagi. Tidak, ia tidak bisa terus-menerus pasrah seperti orang sekarat. Bagaimanapun juga, hidupnya masih cukup panjang. Setidaknya untuk menggapai cita-cita serta membuat rencana masa depan yang lebih baik.

Perpisahannya dengan Jeon Jungkook beberapa hari lalu sukses memporak-porandakan kehidupannya. Jeon Jungkook memang lebih muda daripada gadis itu. Akan tetapi, Yuri lupa mengenai usia Jungkook kala pemuda itu mulai berujar dan bersikap lebih dewasa. Yuri menyukainya. Gadis itu benar-benar menyukai seorang Jeon Jungkook yang bersikap dewasa dengan paras kekanak-kanakannya. Baginya, Jeon Jungkook memiliki pesona yang dengan sendirinya memikat banyak gadis.

Dan harus Yuri akui, gadis itu termasuk salah satunya. Bahkan, takdir memberinya sebuah kebahagiaan. Jeon Jungkook mengutarakan perasaan sukanya kepada Yuri dan menginginkan gadis itu untuk menjadi kekasihnya. Tanpa perlu berpikir lebih lama lagi, Yuri mengiyakan perkataan Jungkook. Lantas, keduanya menjadi sepasang kekasih yang sempurna.

Yuri menoleh ke arah samping kirinya, Im Yoona menatapnya dengan tatapan menginterupsi. “Kau? Apa kau dan Jungkook masih berhubungan?”. Yuri mendegus pelan kemudian menggeleng.

“Kau tidak perlu bertanya jika kau tahu pasti apa jawabannya,” timpal gadis itu meneguk air mineralnya. Yoona meringis pelan, tangan kanannya kini terulur untuk menjelajahi saku almamater-nya.

“Oia, Yuri? Sebenarnya, siapa gadis yang kau maksud?” Yoona berujar dengan cepat. Membuat Yuri ingin melemparkan sesuatu ke kepala gadis cantik itu.

“Maksudmu? Aku tidak mengerti dengan yang kau bicarakan,” Yoona mendegus kesal, berbicara dengan seorang Kwon Yuri memang harus diulang dua kali. Jika tidak, Yuri akan mengindahkan perkataan orang tersebut dan memilih untuk sibuk dalam dunianya sendiri.

“Yuri, maksudku… Siapa gadis yang berani-beraninya menghancurkan hubungan kalian? Yah… Seingatku hubunganmu dengan Jungkook berjalan sangat lancar, setidaknya memang.” Yuri tersenyum pahit mendengar perkataan Yoona. Dan tanpa ia sadari, pandangan matanya kini tertuju pada seorang Jeon Jungkook yang melahap pelan makanannya.

“Sebenarnya, itu juga salahku. Jika aku lebih baik dalam berkomunikasi, mungkin pada akhirnya tidak akan seperti ini.” Yuri tertunduk. Dapat dilihat jika Yoona menatap sahabatnya itu dengan khawatir.

Hey, jangan salahkan dirimu seperti itu. Aku yakin, sepenuhnya bukan salahmu Yuri…” Yoona menepuk pundak sahabatnya dengan penuh arti. Kesedihan Yuri sama dengan kesedihannya juga. Ia akan merasakan sakit jika Yuri merasakannya. Ia dan Yuri seperti saudara kembar. Perasaan merekapun hampir sama, merasakan susah senang bersama-sama.

“Kenapa kau menyalahkan dirimu seperti itu? Sudah kubilang, aku yang salah.” Yuri bungkam setelah mendengar suara yang tidak asing di indera pendengarannya. Bahkan Yuri akui, suara itu merupakan suara yang sangat dirindukannya belakangan ini. Yoona mendongak pelan ke arah pemuda yang berada di hadapan Yuri. Dapat Yoona pastikan, Yuri sangat terkejut mendengar suara itu.

Perlahan, Yuri mendongakkan kepalanya. Seperti yang Yoona perkiraan, Yuri terkejut mendapati kehadiran seorang Jeon Jungkook yang menatapnya lamat. Yuri membeku, ia mendapatkan tatapan itu lagi. Tatapan yang begitu lamat dari mata teduh seorang Jeon Jungkook.

“Yoona noona? Boleh aku meminjam Yuri sebentar? Tidak lama, dan jangan khawatir.” Jungkook menoleh ke arah Yoona yang melamun. Kemudian Yoona tersadar dan mengangguk mantap. Dengan cepat, Jungkook menggenggam tangan Yuri dan membawanya ke suatu tempat.

Yoona menatap kepergian kedua orang itu dengan tatapan penuh arti. Gadis cantik itu tersenyum senang, namun sejemang kemudian ia menyadari sesuatu. “Bocah itu masih sama, memanggil Yuri dengan sangat tidak sopan dan lancang.”

Yuri menatap ke arah Jungkook dengan tidak nyaman. Jungkook membawanya ke taman belakang sekolah yang jarang di gunakan. Yuri merasa tidak nyaman dengan tatapan Jungkook yang berbeda dari sebelumnya.

“Jika kau merasa tidak nyaman, aku akan berbicara denganmu sebentar.” Yuri menatap Jungkook sendu. Bahkan, pemuda yang lebih muda darinya itu sangat pengertian dan peduli. Benar-benar ceroboh, karena Yuri telah mengacaukan segalanya dengan meninggalkan Jungkook.

“Aku hanya butuh waktu sepuluh detik untuk mengatakannya,” Jungkook menggenggam tangan Yuri. Sebuah desiran aneh mendatangi benaknya. Desiran yang hanya dapat tercipta jika ia bersama dengan Jungkook. Hanya dengan Jeon Jungkook.

“Yuri…” detik pertama berlangsung. Jungkook menghela napasnya pelan, menyisakan waktu beberapa detik lagi sebelum detik ke sepuluh.

“Aku masih mencintaimu, tidakkah kau ingin kembali padaku?”

Pada saat itulah, detik ke sepuluh yang Jungkook katakan berlangsung. Dengan cepat Jungkook melepas genggaman tangannya pada Yuri. Yuri terdiam, ia masih mencerna perkataan Jeon Jungkook.

Bahkan sesuai janji, Jungkook hanya memerlukan waktu sepuluh detik untuk mengatakannya dan kemudian pergi.

Meninggalkan Yuri yang kini tidak tahu harus melakukan apa.

END

Series pertama keluar, dan silahkan menunggu untuk yang kedua teman-teman 😀
Jangan lupa tinggalkan RCL kalian dengan baik,
karena itu akan membantu saya untuk menyelesaikan semua ff dengan segera

Bye~ ©Firda©

Advertisements

10 thoughts on “[BangtanYul Series] 10 Seconds (Ficlet)

  1. Ini sequel dari “A Letter” kan?
    Kenapa lagi2 dalam hitungan detik trus pergi gitu aja?
    Ini Jungkook serius ga sih suka sama Yuri. Belum juga Yuri kasih jawaban dah pergi. Huft…
    Author panjangin lagi donk ceritanya.

    Liked by 1 person

  2. sebenernya perpisahan mereka karena apa ?? dan karena siapa ?? .. yuri di sini juga menyesal udah lepas dari jungkook dan jungkook juga begitu .. sepuluh detik cuman nanya kayak gitu abis itu langsung pergi tanpa denger jawaban yuri, haduh jungkook

    Liked by 1 person

  3. Wahh~ ternyata ini berseri gitu yah? Ini lanjutan dr yg A Letter kan? Fiuhh banget deh! End-nya suka ditempat paling rawan. Disaat momen paling dinanti muncul. Msh ttep penasaran sama alasan berakhirnya YulKook. Dan siapa ‘gadis itu’?!

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s