Astronaut (Ficlet)

Astronaut

Dear,
Kwon Yuri , Kim Hanbin

Cover and story,
pure mine

HAPPY READING

“Cita-citaku menjadi seorang astronot,”

Yuri menatap ke arah langit malam kota Seoul yang berhiaskan bulan dan bintang. Ditemani oleh segelas wine dan beberapa keripik kentang, ia berada di beranda apartemen milik Kim Hanbin. “Apa yang kau lihat?” Kim Hanbin menghampiri dengan segelas wine miliknya. Yuri melirik ke arah sahabatnya serta tersenyum manis.

“Menatap bulan,” balasnya. Hanbin memposisikan dirinya untuk duduk di samping Yuri.

Hanbin berdeham, “Sebenarnya aku sudah tahu, dari kecil kau selalu menatap bulan dengan antusias.” Yuri tersenyum simpul.

“Kau tahu Hanbin? Bagiku, tidak ada hal di dunia yang lebih cantik daripada bulan.” ujar Yuri, pandangannya tidak pernat terlepas dari pemandangan langit malam yang indah.

“Bagiku ada,” Hanbin menyahuti, sembari mengunyah keripik kentang.

Yuri menoleh, dengan pandangan bertanya-tanya. “Apa?”

“Dirimu.” Yuri berdecih pelan. Hanbin tersenyum aneh, senyum yang polos seperti anak kecil berumur lima tahun. Yuri mengambil keripik kentangnya dan mulai melahapnya, “Aku tahu kau akan mengatakan itu Hanbin…”

“Dari kecil, kegemaranmu sama sekali tidak berubah.” gumam Hanbin sembari menatap langit. Sama dengan yang Yuri lakukan saat ini.

“Kau juga Hanbin, begitu juga dengan keinginanmu untuk menjadi seorang astronot.” Yuri melirik ke arah Hanbin. Hanbin yang mendengarnya membalas Yuri dengan sebuah senyuman.

“Iya, kau benar.”

Yuri mengambil lagi beberapa keripik kentang, “Jadi, bagaimana? Kau akan pergi ke Amerika untuk menjadi seorang astronot?”

Hmm, sepertinya dalam dua bulan lagi aku akan pergi.” Hanbin tertunduk pelan, kemudian ia menoleh pelan ke arah Yuri dengan tatapan aneh. “Apa kau akan merindukanku?”

“Tentu saja, kau sahabatku. Tidak mungkin aku tidak akan merindukanmu, bahkan aku akan sangat senang jika kau benar-benar menjadi seorang astronot.” Hanbin terdiam. Sesuatu terdengar aneh dalam perkataan Yuri. Atau, hanya dia saja yang berpendapat seperti itu?

“Terima kasih Yuri… Tapi, semua itu akan percuma jika aku belum menjadi seorang astronot untuk suatu hal.” Hanbin meminum wine-nya. Ia menegaknya hingga tersisa setetes-pun.

Huh? Apa itu?” Yuri menautkan kedua alisnya.

Hanbin tersenyum tipis, lalu menatap gadis bermarga Kwon di sampingnya cukup lamat. “Akan sangat percuma jika aku telah menjejakkan kaki di bulan dan mengikur namaku di sana jika aku belum melakukan satu hal yang lebih sulit.”

“Jika aku boleh mengetahuinya, apa itu?” sedari tadi, rasa penasaran muncul di benaknya. Namun Kim Hanbin tidak kunjung memberi jawaban. Yang di lakukan pemuda itu justru melamun dan tersenyum aneh.

“Percuma. Aku telah menjejakkan kakiku di bulan dan mengukir namaku di sana. Tapi, aku tidak bisa menjejakkan diriku di hatimu dan mengukir namaku di sana.”

Lantas, yang Yuri lakukan setelahnya adalah mengerjap selama beberapa kali dan menatap pemuda bermarga Kim itu tidak percaya. “Apa kau bercanda?”

END

Suka banget bikin ff Hanbin-Yuri, Hanbinnya yang ngegombal dan melontarkan kata-kata manis. Gue pikir, sesuai banget tuh sama sikapnya.

Jangan lupa RCL ya?

Bye~ ©Firda©

Advertisements

8 thoughts on “Astronaut (Ficlet)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s