Gift (Ficlet)

Gift

Dear,
Kwon Yuri , Cho Kyuhyun

Cover and story,
pure mine

HAPPY READING

“Selama itu untukmu”

Disinilah Cho Kyuhyun, memandang sekumpulan boneka lucu yang terpajang di etalase kaca toko boneka. Ia mencoba untuk mencari boneka yang menurutnya lucu, setidaknya ia ingin memberikan boneka tersebut kepada sang tercinta. Sang tercinta -Kwon Yuri yang kini berada di rumah dan menyibukkan diri dengan tugas berbelit-belit dari guru yang paling ditakuti oleh semua siswa.

“Mana yang lebih disukai Yuri? Beruang atau lumba-lumba?” Kyuhyun tenggelam dalam monolog kecilnya. Ia dilanda kebimbangan antara memilih boneka berbentuk beruang atau lumba-lumba. Yang terpenting Yuri pernah memberitahu pemuda Cho itu, jika gadisnya menyukai segala sesuatu yang bersifat lucu dan menggemaskan.

Oh, ayolah… Sekali ini saja, ia ingin membuat gadis kesayangannya itu senang. Kesibukan yang belakangan ini melanda Yuri membuat keduanya merenggangg. Dan disisi Kyuhyun-lah yang lebih terugikan. Pertama, ia tidak bisa bertemu Yuri yang sibuk menjalani tes olimpiade. Alhasil ia jarang bertemu dengan sang gadis.

Kedua, ia tidak memiliki sebuah penyemangat ketika hendak melakukan sesuatu. Ketiga, ia selalu merindukan Kwon Yuri. Lalu yang terakhir, ia takut Yuri akan berpaling dengan pemuda lain diluar sana. Menurut berita yang tersebar, Yuri sempat pergi bersama dengan teman satu sekelasnya yang bernama Xi Luhan setelah pulang sekolah. Dan itu sempat membuat Kyuhyun kesal setengah mati serta mengacuhkan Yuri selama dua hari.

“Perlu saya bantu tuan?” salah seorang gadis yang bekerja di toko tersebut menghampiri Kyuhyun yang bertambah bingung. Kyuhyun menggaruk tengkuknya serta berdecak pelan.

“Begini, aku ingin bertanya. Diantara kedua boneka ini, mana yang lebih lucu dan menggemaskan?” tanyanya sembari menunjuk kedua boneka tersebut secara bergantian.

Gadis itu berpikir sejenak, lalu mengacungkan telunjuknya pada boneka beruang yang penuh bulu berwarna cokelat berada di dalam etalase bagian atas. “Ah! Kau benar! Baiklah, tolong letakkan boneka itu di kotak spesial. Aku membelinya”

“Baik tuan,” dan pegawai tersebut melaksanakan apa yang Kyuhyun perintah.

Kyuhyun tersenyum senang karena ia telah terbebas dari kebimbangan besar atas pilihannya. Ia menuju ke kasir serta memberikan beberapa lembar uang untuk pembayaran boneka beruang tersebut. “Terima kasih tuan, datang lagi lain kali”

Kyuhyun menggenggam tas berbahan dasarkan kertas tersebut begitu erat. Ini untuk Yuri, dan ia yakin jika Yuri pasti menyukainya. Ia tersenyum membayangkan bagaimana reaksi Yuri ketika ia memberikan boneka beruang yang baru dibelinya itu.

Bruk-

Ouch!” secara tidak sengaja, Kyuhyun bertabrakan dengan seorang gadis yang cara berpakainya terlihat begitu familiar dimatanya. “Yuri?”

Gadis itu mendongak, alangkah terkejutnya ia ketika yang berada dihadapannya memang Kwon Yuri. “Kyuhyun?” bergegas gadis itu beranjak serta menatap Kyuhyun dengan tatapan mengintimidasi.

“Apa yang kau lakukan di saat malam seperti ini? Dan…” Yuri menelisik kearah Kyuhyun. Alisnya saling bertaut kala netranya menangkap suatu benda yang kekasihnya genggam begitu erat. “Apa itu? Toko boneka? Apa yang kau lakukan disana?” Yuri menyelidik.

“Ini bukan apa-apa, Kwon Yuri…” ucap Kyuhyun berupaya untuk menyembunyikan apa yang digenggamnya. Tatapan Yuri semakin menghunus, membuat Kyuhyun gusar dan merinding sejadi-jadinya.

Oh… Baiklah… Ini untukmu!” Kyuhyun memberikan tas dari toko boneka itu kepada sang tercinta. Yuri menatap Kyuhyun dengan penuh tanda tanya. “Untukku?” pastinya dan Kyuhyun mengangguk seraya tersenyum manis.

Yuri menerima tas tersebut lalu membuka isinya perlahan, tidak lupa ia segera duduk disalah satu bangku taman yang tersedia. Meski pencahayaan pada malam hari ini meremang, hal tersebut tidak membiarkan Yuri untuk putus asa melihat apa isi dari tas tersebut. “Wah… Lucunya…” Yuri berseru senang ketika didapatinya boneka beruang lucu dan menggemaskan Kyuhyun tersenyum senang melihat reaksi sang tercinta.

“Apa benar ini untukku?” Yuri menatap Kyuhyun lamat. Kyuhyun semakin mempelebar senyumannya serta menambah ketampannya sebaik mungkin dihadapan Yuri. “Tentu itu untukmu”

“Terima kasih Kyuhyun, dalam rangka apa kau memberiku boneka?” tanya Yuri penasaran.

Kyuhyun menggeleng, “Tidak dalam rangka apapun. Aku hanya ingin melihatmu senang ditengah kesibukanmu sekarang ini. Kau tahu, melihatmu begitu sibuk sama dengan membuatku begitu khawatir akan kesehatanmu. Lagipula, aku ingin memberikanmu sesuatu yang spesial. Kau pernah berkata jika kau menyukai hal yang bersifat lucu dan menggemaskan, maka dari itu aku memberimu boneka ini. Bagaimana? Ini lucu ‘kan?” Kyuhyun tersenyum sangat manis kearah sang tercinta.

Detak jantung Yuri seakan tidak dapat berkinerja sewajarnya. Baginya, perkataan Kyuhyun sangatlah menyentuh hati.”Terima kasih lagi, apa ini tidak merepotkanmu?” pasti Yuri terlihat ragu.

“Tidak, selama itu untukmu dan selama aku bisa membuatmu senang, apapun akan kuberikan hanya untukmu… Kwon Yuri…”

Dan kali ini, Yuri yakin jika ia lupa akan caranya bernafas dengan benar.

END

Advertisements

12 thoughts on “Gift (Ficlet)

  1. Ahh kyuhyun so sweet banget huh yuri sibuk banget kayaknya untung kyu ngga nyari cewe lain dan udah bikin yuri lupa cara bernapas nya dengan kata kata mu kyu… The best Kyuri 😊

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s