Save Me (Ficlet)

Save Me

Dear,
Kwon Yuri , Kim Hanbin

Cover and story,
pure mine

HAPPY READING

“Tolong, selamatkanlah aku!”

Suasana sore hari yang menghangatkan membuat setiap orang larut dalam sinar hangat sang mentari. Di sebuah pekarangan indah yang di tanami oleh banyak tanaman hias yang menarik. Terdapat seorang pemuda tampan yang termenung di salah satu ayunan yang berada di sana. Dengan sebuah foto di tangan kanan-nya, senyum tidak henti-hentinya tampak di wajah tampannya.

Ahh… Kau membuatku gila!” ucapnya dengan senyum aneh dan terus menatap ke arah foto tersebut.

“Nona Kwon?” Yuri menoleh ketika seorang gadis yang merupakan sekertaris di perusahaan yang di tempatinya tengah memanggil. Yuri menatap sekertaris Kim penasaran.

“Ada apa?”

“Tuan Kim memanggilmu, katanya ada hal penting yang harus di bicarakan mengenai perusahaan” gadis bermarga Kwon tersebut tersenyum menanggapi perkataan sekertaris Jung. Sekertasir Jung melenggang pergi, dan yang mampu Yuri lakukan saat ini adalah mendegus malas.

“Aish, ada dengan bocah aneh itu? Memanggilku karena hal penting di perusahaan? Mungkin itu hanya alasannya saja”

“Tuan Kim? Katakan kenapa kau memanggilku?” Yuri melipatkan kedua tangannya di depan dada. Tatapan gadis itu begitu menusuk ke arah sang pemuda yang merupakan pemimpin perusahaan sekaligus pemuda yang pernah satu sekolah dengannya.

Kim Hanbin, pemuda yang berumur 2 tahun lebih muda dari Yuri. Pemuda yang dalam umur muda-nya saat ini telah menjadi seorang pemimpin di salah satu perusahaan keluarga Kim. Hanbin memutar kursi kabanggannya, senyum tidak pernah luput dari wajah tampannya.

“Hai Yuri?” ujarnya tersenyum aneh. Yuri berdecak pelan, seraya memutar bola matanya malas.

“Sekarang waktunya bekerja Hanbin, jangan mengulur waktuku” Yuri menimpali pelan, masih dengan tatapan yang menghunus.

“Baiklah, aku akan langsung ke topik permasalahannya”Hanbin beranjak, pemuda itu menghampiri Yuri dengan senyum manis yang sangat meneduhkan bagi siapa saja. Tidak salah jika banyak para pekerja di perusahaannya begitu mengidolakan sang pemimpin muda tersebut. Kim Hanbin. Sebuah nama yang mewakili atas ketampanan, kecerdasan, serta segala kesempurnaan yang dimiliki ole pemuda bersurai cokelat ber-abu itu.

“Aku ingin meminta tolong padamu”

“Apa?”

“Selamatkanlah aku…” pantas bagi Yuri untuk menampilkan ekspresi bingungnya. Yuri tidak mengerti mengapa pemuda Kim itu dengan tiba-tiba mengatakan hal yang cukup aneh. Pasalnya, Kim Hanbin dalam keadaan baik-baik saja dan tidak ada yang perlu untuk diselamatkan.

“Selamatkanlah aku Yuri, selamatkan aku dari semua rasa ini. Karena dirimu, sekarang aku terjerat olehh pesonamu dan tidak dapat berpaling darimu bahkan sedetik. Aku ingin kau menjadi kekasihku…” Hanbin dengan wajah sendunya meraih tangan kanan Yuri.

Dan Yuri tidak dapat melakukan apapun, karena pemuda di hadapan-nya ini benar-benar serius dalam mengatakan hal tersebut.

“Hanbin…”

“Yuri, selamatkanlah aku… Aku mencintaimu…”

END

Gantung ya? Maap deh :v

Advertisements

13 thoughts on “Save Me (Ficlet)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s